Guru Baru Membutuhkan Prosedur Berkelanjutan Untuk Membantu Siswa Belajar Lebih Efektif

Guru baru perlu bergegas ketika mereka membuat rutinitas yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa mereka. Selain dari pra-penilaian awal dan kegiatan mengenal Anda lainnya, guru perlu menggunakan sumber daya dalam dan luar mereka fokus pada beberapa sumber daya pelatihan guru dan tips yang cepat perlu digunakan ketika mempertahankan rutinitas.

Pelajaran Pertama – Tujuan

Kenali: (Nama: milik mereka – milikku)
Prosedur untuk Menciptakan iklim kelas: beginilah cara saya melanjutkan: program pembelajaran dan aturan dasar (tidak terlalu banyak)
Cari tahu di mana mereka berada: menulis? Aktivitas tes?
Memulai pelajaran: berikan materi (jika relevan), mulai program dan pekerjaan rumah.
Guru baru harus bertanya pada diri sendiri: Pesan apa yang ingin mereka sampaikan kepada siswa mereka. Apa sikap Anda?
Contoh: Ini saya, inilah yang akan kita lakukan. Kami akan berhasil, tetapi itu akan membutuhkan banyak pekerjaan.
Mempersiapkan Terlebih Dahulu

Buku: unit pertama atau kedua: kenali. Materi apa yang Anda butuhkan untuk melengkapi pelajaran?
Bahan pelengkap: diskusi, menyimak, membaca ekstra, ide menulis, pengisi dan kebutuhan kegiatan singkat.
Bahan lain apa yang saya perlukan: gambar, kartu kerja, lembar kerja?
Aturan sekolah untuk disiplin kelas (jika ada)
Jadwal sekolah

Jadwal tahun (festival, perjalanan, acara, tes dan tanggal rapor)
Kewajiban apa pun yang Anda perlukan cetak sampul raport untuk menjadi bagiannya.
Apa lagi yang bisa terjadi dan sering terjadi?
Seorang guru baru yang segar mungkin menemukan bahwa dia meninggalkan prosedur pengajaran yang dipelajari di perguruan tinggi guru dan kembali berpegang pada buku teks dan kelangsungan hidup sehari-hari.

Mungkin juga seorang guru baru akan terbiasa dengan hal-hal rutin: berhenti mencipta atau maju. Kebosanan.

Situasi lain yang mungkin terjadi adalah seorang guru mungkin merasa bahwa semua energinya digunakan untuk menjaga ketertiban dan pengelolaan kelas, dan merasa hampir terlalu puas ketika kelas teratur.

Ada juga banyak tekanan untuk menyesuaikan diri dari guru, murid dan orang tua. Terkadang ide-ide yang dipelajari guru dari perguruan tinggi guru tidak selalu praktis dan mudah diimplementasikan.

Seorang guru mungkin mendapati dirinya berhenti peduli seperti ‘orang lain’. Mungkin ada kecenderungan untuk merasa malas untuk melakukan upaya ekstra karena lebih mudah untuk berlari sambil melakukan yang minimum, seperti yang dilakukan banyak orang lain.

Tapi apa yang bisa kamu lakukan dengan semua ini?

Investasikan – waktu, tenaga, dan perhatian dalam mengajar
Terus belajar: renungkan, baca, ikuti kursus dan konferensi
Siapkan bahan pelengkap yang bisa kamu dapatkan dengan mudah
Bagikan masalah dan kekhawatiran Anda dengan guru lain
Lakukan sesuatu yang berani: setidaknya seminggu sekali.
Simpan catatan tentang hal-hal sukses yang Anda lakukan.
Hormati siswa Anda, guru lain dan yang terpenting, diri Anda sendiri.
Tetap percaya pada pendidikan sebagai usaha yang berharga dan pada diri Anda sendiri sebagai guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *