Inilah Lokasi Wisata Dieng yang Wajib Anda Kunjungi !

Inilah Lokasi Wisata Dieng yang Wajib Anda Kunjungi !
Menurut sejarah, dataran tinggi Dieng disebut sebagai daerah para dewa dewi tinggal. Nama Dieng sendiri diambil berasal dari bahasa Kawi: “di” yang bermakna daerah atau gunung dan “Hyang” yang bermakna dewa. Sehingga Dieng bermakna daerah pegunungan daerah dewa dewi bersemayam.
Sedangkan peristiwa lain ada yang menjelaskan kalau nama Dieng berasal berasal dari bahasa Sunda “di hyang”, karena diperkirakan pada abad ke-7 Masehi daerah ini berada didalam lokasi politik kerajaan Galuh.
Selain karena keindahan daerah wisatanya, Dieng termasuk populer sebagai daerah yang kental dapat spiritual karena di sini terdapat candi-candi kuno bercorak Hindu bersama arsitektur yang unik.
Berada di ketinggian 2.093 mdpl, dataran tinggi Dieng Wonosobo miliki udara yang sejuk lengkap bersama kabut kala matahari tidak nampak di langit. Dengan kisaran suhu 15 sampai 20 derajat Celcius, Dieng Wonosobo miliki beberapa daerah wisata yang sayang untuk Anda lewatkan.
Telaga warna adalah keliru satu landmark berasal dari wisata Dieng Wonosobo. Nama Telaga Warna diambil karena telaga ini miliki warna yang berbeda-beda. Telaga Warna ini miliki legenda tersendiri.
Menurut legenda warga sekitar, warna yang nampak di permukaan telaga tersebut karena zaman dahulu kala ada cincin punya bangsawan yang jatuh ke didalam telaga tersebut. Secara ilmiah, warna yang tidak serupa berasal dari telaga tersebut karena adanya pembiasan sinar pada endapan belerang di basic telaga.
Dominasi warna berasal dari telaga ini adalah hijau, biru laut dan putih kekuningan. Jika dambakan memandang keindahan warna berasal dari telaga, Anda sanggup mendaki ke puncak bukit yang memutari telaga tersebut. Di daerah tepian telaga, terdapat balkon yang sanggup digunakan untuk duduk bersantai menikmati keindahan telaga ini.
Bukit Sikunir
Ingin memandang sunrise? Anda sanggup datang ke Bukit Sikunir. Bukit ini adalah bukit yang populer di kalangan wisatawan sebagai daerah berburu sunrise. Bukit Sikunir terdapat di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Jawa Tengah.
Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.200 mdpl. Dinamakan bukit Sikunir karena bukit ini banyak mengakibatkan wisatawan ketagihan berburu sunrise. Warna sinar matahari yang kekuningan seperti kunir mengakibatkan penduduk setempat menamainya sikunir. Kunir adalah bahasa Jawa berasal dari kunyit.
Sumur Jalatunda
Sumur Jalatunda berlokasi di Desa Pekasiran, Kecamatan Bantur, Kabupaten Banjarnegara, tidak cukup lebih lebih kurang 12 km di sebelah barat lokasi utama wisata Dieng.
Sumur Jalatunda ini dulunya adalah sebuah ceruk rekahan kawah yang kemudian digenangi oleh air bersama diameter 90 meter dan kedalaman lebih berasal dari 200 meter. Karena air yang menggenang ini ceruk tersebut kelihatan seperti sumur.
Mencapai Sumur Jalatunda ini, Anda wajib menyiapkan fisik untuk menaikai 257 anak tangga. Pada anak tangga terakhir, Anda dapat mendapatkan tumpukan kerikil beralaskan karung beras, Menurut mitos penduduk setempat, barang siapa yang sanggup melempar kerikil berasal dari seberang sumur ke seberang yang berlawanan, maka harapannya sanggup terkabul.
Oleh karena itu, saat Anda datang ke sumur ini, Anda dapat mendapatkan para penjaja batu kerikil. Harga yang dipatok untuk batu kerikil tersebut sebesar 500 rupiah. Banyak wisatawan yang mencoba peruntungannya bersama melempar batu kerikil ini.
Kawah di Dieng
Dataran tinggi Dieng Wonosobo miliki beberapa kawah yang indah, yaitu Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, dan Kawah Sileri yang tetap aktif.
Kawah Sikidang adalah keliru satu kawah yang dijadikan andalan daerah wisata di Dieng dan berlokasi di lokasi Dieng timur. Pemandangan di lebih kurang kawah ini terlampau indah, perpaduan hamparan bukit hijau dan tanah kapur di lebih kurang tanah kawah.
Diberi nama Sikidang karena kolam magma di kawah ini kerap berpindah-pindah seperti Kidang (bahasa Jawa untuk hewan Kijang). Gejolak magma di kawah ini termasuk lumayan tinggi, antara 1/2 sampai satu meter.
Kawah Sileri merupakan keliru satu kawah terbesar di dataran tinggi Dieng bersama luas lebih kurang 4 hektar. Anda sanggup menggapai kawah ini bersama perjalanan sejauh 7 km berasal dari kawasan wisata utama Dieng.
Kawah Sileri tetap tetap mengeluarkan asap putih. Diberi nama Sileri karena warna air kawah ini putih dan aromanya seperti air bekas membasuh beras (dalam bahasa Jawa disebut leri).
Sedangkan Kawah Candradimuka adalah kawah yang populer di didalam cerita legenda pewayangan. Dalam legenda diceritakan, kawah ini adalah daerah di mana Gatotkaca dijedi (dimandikan didalam bahasa Jawa) sehingga miliki kesaktian yang luar biasa. Letak kawah ini tidak cukup lebih 6 km berasal dari pusat wisata Dieng.
Candi Dieng
Candi adalah sebuah lambang kepariwisataan di Dieng. Candi jugalah yang mengakibatkan Dieng menjadi daerah yang sakral. Di sini terdapat banyak Candi Hindu yang tersebar di berbagai lokasi.
Candi-candi yang terdapat di Dieng diberi nama cocok bersama tokoh Mahabarata. Ada Candi Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan lain-lain. Model bangunan candi di sini mengikuti bentuk candi di India bersama ciri khas arca dan relief yang menghiasi bangunan candi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *